Liga Europa Babak kualifikasi 2
Benfica 5 - 0 FT FC ST. Gallen
Populer hari ini
Paling banyak dibaca dalam 24 jam terakhir
Statistik Pertandingan
Penguasaan Bola
Tembakan Tepat Sasaran
Tendangan Sudut
Pelanggaran
Kartu Kuning
Kartu Merah
Peristiwa Pertandingan
11' V. Pavlidis (Rafa Silva)
J. Stanic 21'
↓ T. Gaal ↑J. Ruiz 33'
HT
C. Okoroji 50'
55' V. Pavlidis (J. Kaminski)
J. Stanic 57'
J. Stanic 57'
↓ C. Witzig ↑A. Hunziker 57'
↓ C. Boukhalfa ↑L. Frokaj 57'
65' V. Pavlidis (A. Bah)
66' ↓ L. Barreiro ↑R. Rios
↓ A. Balde ↑E. Owusu 71'
↓ L. Gortler ↑C. Konietzke 71'
74' V. Pavlidis
75' ↓ Rafa Silva ↑D. Lukebakio
75' ↓ J. Kaminski ↑A. Schjelderup
77' ↓ A. Bah ↑A. Dedic
77' ↓ V. Pavlidis ↑J. Duran
82' C. Lenglet (D. Lukebakio)
FT
Kartu Pemain
Pendapat kami tentang setiap pemain di laga ini
Benfica
Kiper
Anatoliy Trubin
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Bek
Alexander Bah
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
António Silva
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Clément Lenglet
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Samuel Dahl
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Gelandang
Leandro Barreiro
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Enzo Barrenechea
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Rafa Silva
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Georgiy Sudakov
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Jakub Kamiński
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Penyerang
Vangelis Pavlidis
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
CADANGAN
Samuel Soares
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Amar Dedić
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Tomás Araújo
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
José Neto
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Richard Ríos
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Dodi Lukebakio
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Manu Silva
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Andreas Schjelderup
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Miguel Figueiredo
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Franjo Ivanović
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Jhon Durán
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Anísio Cabral
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
FC ST. Gallen
Kiper
Lukas Watkowiak
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Bek
Tom Gaal
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Jozo Stanić
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Gelandang
Chima Okoroji
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Hugo Vandermersch
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Lukas Görtler
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Lukas Daschner
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Carlo Boukhalfa
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Mihailo Stevanović
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Christian Witzig
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Penyerang
Aliou Balde
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
CADANGAN
Bela Dumrath
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Yannick Bujard
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Joel Ruiz
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Mostafa Heydari
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Corsin Konietzke
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Leon Frokaj
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Betim Fazliji
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Enoch Owusu
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Andrin Hunziker
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Diego Besio
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Pertemuan Sebelumnya
| Tanggal | Tuan Rumah | Skor | Tandang | Kompetisi | Stadion |
|---|---|---|---|---|---|
| 23/07/2026 | FC ST. Gallen | 2 - 1 | Benfica | Liga Europa | Kybunpark |
23/07/2026
Benfica Menang
FC ST. Gallen Menang
Seri
Pratinjau dan ulasan pertandingan untuk membantu Anda memilih laga yang layak ditonton
Benfica
FC ST. Gallen
Benfica
FC ST. Gallen
Peluang Menang
Estimasi AI Futmetrix
Poker Pavlidis Hancurkan St. Gallen di Lisbon
Layak Ditonton Futmetrix Score: 63/100. Pendapat kami: Pameran serangan tanpa ampun dari Benfica yang membuat mimpi Eropa St. Gallen hancur lebur setelah keruntuhan di babak kedua.
Intensi Awal
Benfica tidak membuang waktu untuk menunjukkan dominasi mereka di babak kualifikasi ini. Sejak menit awal di Estádio da Luz, tuan rumah benar-benar menguasai penguasaan bola, mencekik FC ST. Gallen dengan catatan 73% penguasaan bola yang mencengangkan. Tekanan tanpa henti langsung membuahkan hasil. Pada menit ke-11, V. Pavlidis mencatatkan namanya di papan skor setelah kerja sama apik yang melibatkan Rafa Silva. Gol pembuka ini mencerminkan tingginya Gengsi dari laga Kualifikasi Putaran ke-2 ini. Tim tamu menghabiskan seluruh babak pertama hanya mengejar bayang-bayang, hampir tidak menyentuh bola di sepertiga akhir lapangan sementara tuan rumah mendikte tempo dengan rasa percaya diri dan keunggulan taktis yang luar biasa.
Titik Nadir
Jika tim asal Swiss tersebut sempat berharap untuk bangkit di babak kedua, mimpi itu benar-benar musnah dalam dua menit yang kacau. Keseimbangan pertandingan benar-benar hancur pada menit ke-55 saat Pavlidis menggandakan keunggulan, menuntaskan umpan terobosan dari J. Kaminski dengan klinis. Sebelum St. Gallen sempat memproses ketertinggalan dua gol tersebut, bencana kembali terjadi. Dua menit berselang, J. Stanic melakukan pelanggaran ceroboh yang membuatnya diganjar kartu merah langsung. Dengan sepuluh pemain melawan lawan yang sedang berada di level permainan tertinggi, tim tamu benar-benar terpuruk. Kekurangan jumlah pemain mengubah tugas sulit menjadi mimpi buruk, menghancurkan sisa-sisa koordinasi pertahanan mereka.
Kehancuran Total
Setengah jam terakhir berubah menjadi pesta gol. Dengan Intensitas yang dipacu hingga maksimal, Benfica memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk menghukum St. Gallen tanpa ampun. Pavlidis melengkapi hat-trick briliannya pada menit ke-65 berkat A. Bah, namun penyerang asal Yunani itu belum selesai. Ia kembali mencetak gol pada menit ke-74 melalui titik penalti, menjadikannya empat gol malam itu dalam sebuah pencapaian individu yang bersejarah. Tuan rumah menambah gol terakhir saat C. Lenglet menyundul bola dari tendangan sudut pada menit ke-82 oleh D. Lukebakio. Total sepuluh tembakan tepat sasaran membuktikan Benfica bukan sekadar menang—mereka benar-benar membongkar pertahanan lawan secara sistematis.
Pertanyaan Umum
Bagaimana kartu merah J. Stanic memengaruhi pertandingan?
Hal itu memicu keruntuhan total. Sudah tertinggal 2-0, St. Gallen kebobolan tiga gol lagi karena Benfica tanpa ampun mengeksploitasi ruang kosong yang ada.
Apa penyebab thriller 5 gol ini?
Performa bersejarah empat gol dari V. Pavlidis, dominasi 73% penguasaan bola, serta kartu merah tim tamu yang menghancurkan pertahanan St. Gallen.
Apa itu Futmetrix Score?
Futmetrix Score adalah verdik 0-100 kami tentang seberapa seru sebuah pertandingan. Kami menilai intensitas, keseimbangan, taruhan, dan kualitas bintang untuk memberi tahu apakah laga ini layak ditonton.
Benfica Siap Mendominasi Tim Kuda Hitam Swiss
Lewati Futmetrix Score: 23/100. Perbedaan kualitas yang mencolok membuat babak kualifikasi ini lebih sebagai batu loncatan rutin bagi raksasa Portugal daripada sebuah tontonan yang kompetitif.
Persiapan
Laga putaran kedua kualifikasi Europa League pada 30 Juli 2026 ini menghadirkan ketimpangan klasik. Benfica melangkah ke lapangan dengan ekspektasi untuk melaju jauh di Eropa, dan rintangan awal seperti ini jarang menyulitkan mereka. Peringkat Bintang yang rendah bagi tim tamu berarti sorotan sepenuhnya tertuju pada tuan rumah. Dengan Keseimbangan yang sangat timpang, raksasa Portugal ini diharapkan dapat mengendalikan tempo sejak peluit awal dibunyikan. Gengsi pertandingan ini sederhana: menang dan lolos, namun tim Swiss tersebut menghadapi tantangan berat untuk menjaga asa mereka tetap hidup terlepas dari Performa apa pun yang mereka bawa dari kompetisi domestik.
Pertarungan Kunci
Pertarungan penentu adalah unit penyerang Benfica melawan pertahanan FC ST. Gallen yang keras kepala namun kalah kualitas. Perhatikan H. Sudakov yang akan menjadi pengatur serangan di lini tengah, terus menyuplai bola kepada V. Pavlidis di area berbahaya. Jika tim tamu berhasil melakukan serangan balik yang langka, Tomás Araújo akan ditugaskan untuk menghalau bahaya dengan sigap.
Prediksi Kami
Keputusan kami adalah kemenangan telak bagi tuan rumah. Benfica akan mengurung tim tamu, mendominasi penguasaan bola, dan akhirnya membongkar pertahanan blok rendah untuk mengamankan keunggulan beberapa gol sebelum leg kedua.