Liga 1 Pekan 3
Persebaya Surabaya 1 - 1 FT Garudayaksa
Populer hari ini
Paling banyak dibaca dalam 24 jam terakhir
Verdik Futmetrix
43
FT
Sen, 12 Okt
Coventry
4-1
Newcastle
⚡ Performa
47
⚖️ Seimbang
95
🏆 Gengsi
0
⭐ Bintang
72
Verdik Futmetrix
66
FT
Sen, 12 Okt
Atalanta
3-1
Venezia
⚡ Intensitas
86
⚖️ Seimbang
31
🏆 Gengsi
0
🎲 Kejutan
0
Atalanta strike early, Venezia stay sunk.
Verdik Futmetrix
59
FT
Sen, 12 Okt
Al-Wasl FC
1-3
Al-Ahli Jeddah
⚡ Intensitas
63
⚖️ Seimbang
54
🏆 Gengsi
12
🎲 Kejutan
0
Efisiensi Al-Ahli bungkam tuan rumah di kandang.
Statistik Pertandingan
Penguasaan Bola
Tendangan Sudut
Kartu Kuning
Kartu Merah
Peristiwa Pertandingan
A. Setiawan 38'
HT
46' ↓ R. Malik ↑S. Ramdani
46' ↓ Ramalho ↑Gledson
↓ C. Armiento ↑A. Kaka 46'
46' ↓ Y. Mabella ↑Alex
A. Kaka 47'
48' M. Pereira
F. Stamenkovic 59'
↓ A. Vermansyah ↑M. Sihran 61'
70' Y. Fernandes
70' ↓ A. Catur ↑R. Irianto
77' ↓ T. Firmansyah ↑R. Sananta
80' Jefferson
B. Rubio 81'
↓ B. Rubio ↑S. Bagaskara 81'
85' Alex (Jefferson)
H. Hehanusa (C. Frydek) 89'
↓ C. Frydek ↑A. Gigis 90'+3
FT
Pratinjau dan ulasan pertandingan untuk membantu Anda memilih laga yang layak ditonton
Persebaya Surabaya
Garudayaksa
Persebaya Surabaya
Garudayaksa
Peluang Menang
Estimasi AI Futmetrix
Drama Menit Akhir di Gelora Bung Tomo: Kejutan Tim Tamu
Hiburan Standar Futmetrix Score: 54/100. Pertandingan yang awalnya berjalan alot berubah menjadi tontonan mendebarkan lewat dua gol dramatis menjelang peluit panjang.
Kebuntuan di Paruh Pertama
Sejak peluit pertama berbunyi, Persebaya Surabaya tampil percaya diri di hadapan ribuan pendukungnya yang memadati Gelora Bung Tomo. Skuad tuan rumah langsung mengambil inisiatif serangan dan berhasil mengendalikan penguasaan bola hingga 58 persen. Mereka mencoba membongkar pertahanan rapat Garudayaksa dari berbagai sisi lapangan. Dari segi Keseimbangan, laga di babak pertama ini sangat condong ke arah tuan rumah yang terus membombardir area penalti lawan lewat rentetan tendangan bebas dan lemparan ke dalam. Namun, lini belakang tim tamu bermain dengan sangat disiplin, menyerap setiap tekanan tanpa panik. Minimnya ruang tembak membuat peluang bersih sangat sulit tercipta, sehingga skor kacamata tetap bertahan hingga waktu turun minum tiba. Kebuntuan ini jelas mulai memicu rasa frustrasi yang perlahan menggerogoti kubu tuan rumah.
Gol Dianulir dan Kebangkitan Tuan Rumah
Memasuki babak kedua, Intensitas laga langsung meningkat tajam. Tuan rumah yang bernafsu memburu gol cepat terus memberikan tekanan masif. Sorak-sorai publik Gelora Bung Tomo sempat pecah pada menit ke-48 saat M. Pereira berhasil menggetarkan jala gawang lawan. Sayangnya, kegembiraan itu harus tertunda karena gol tersebut dianulir setelah wasit melakukan peninjauan video. Meski diwarnai kekecewaan, insiden ini justru semakin membakar semangat juang skuad tuan rumah untuk segera mencari gol yang sah. Penantian panjang itu akhirnya terbayar lunas ketika laga memasuki menit ke-85. Sebuah sodoran umpan yang sangat jeli dari Jefferson berhasil dimaksimalkan dengan sempurna oleh Alex. Penyelesaian klinisnya tidak hanya memecah kebuntuan, tetapi juga mengangkat Gengsi dan moral tim yang seolah telah memastikan kemenangan di depan mata.
Balasan Kilat yang Menyesakkan
Namun, ketika seluruh elemen stadion bersiap untuk merayakan raihan tiga poin penuh, Faktor Kejutan justru hadir menghantam layaknya petir di siang bolong. Alih-alih menyerah, para penggawa tim tamu justru menunjukkan mental baja dan semangat pantang menyerah yang luar biasa. Hanya berselang empat menit setelah kebobolan, mereka melancarkan sebuah serangan kilat yang terstruktur. Pada menit ke-89, sebuah visi brilian dari C. Frydek berbuah umpan matang yang langsung dieksekusi tanpa ampun oleh H. Hehanusa. Gol penyeimbang dramatis ini sontak membungkam riuhnya seisi stadion dan memupuskan harapan kemenangan tuan rumah. Pada akhirnya, pertandingan harus berkesudahan dengan skor imbang 1-1, sebuah hasil krusial yang menahan laju tuan rumah di papan klasemen sekaligus menyelamatkan muka tim tamu.
Pertanyaan Kunci
Seberapa dramatis gol dari Alex di penghujung laga?
Sangat dramatis, gol Alex pada menit ke-85 memecah kebuntuan yang panjang dan sempat dianggap sebagai kunci penentu kemenangan bagi tuan rumah.
Apakah Persebaya Surabaya pantas menerima gol penyeimbang di akhir laga?
Kecolongan gol dari H. Hehanusa membuktikan lengahnya pertahanan tuan rumah di menit krusial, yang berhasil dimanfaatkan dengan sangat baik oleh tim tamu untuk mencuri poin.
Apa itu Futmetrix Score?
Futmetrix Score adalah verdik 0-100 kami tentang seberapa seru sebuah pertandingan. Kami menilai intensitas, keseimbangan, taruhan, dan kualitas bintang untuk memberi tahu apakah laga ini layak ditonton.
Ujian Rutin Menanti di Gelora Bung Tomo
Lewati Futmetrix Score: 31/100. Pertandingan awal musim yang minim daya tarik bagi penonton netral, di mana pencarian momentum lebih utama daripada tontonan spektakuler.
Persiapan
Persebaya Surabaya akan menjamu Garudayaksa di Gelora Bung Tomo Stadium pada 19 September 2026. Tuan rumah berada di posisi ketujuh klasemen Liga 1 dengan koleksi empat poin, belum tersentuh kekalahan berkat Performa yang cukup stabil. Sebaliknya, tim tamu masih tertahan di peringkat ketiga belas dan belum mencicipi kemenangan. Tingkat Gengsi yang tergolong rendah di pekan ketiga ini membuat atmosfer pertandingan cenderung kurang mendesak. Selain itu, rating Keseimbangan yang moderat menunjukkan bahwa duel antara tim papan tengah melawan tim papan bawah ini mungkin kurang seimbang di atas lapangan, meskipun nilai Bintang yang tinggi mengisyaratkan adanya potensi talenta individu yang siap mencuri perhatian.
Duel Kunci
Mengingat tim tamu kesulitan mencetak gol di awal kampanye ini, pertarungan utama akan terjadi antara lini serang Garudayaksa melawan barisan pertahanan Persebaya yang terorganisir rapi. Tuan rumah baru kebobolan satu gol sejauh ini, memaksa para penyerang lawan untuk bekerja ekstra keras mencari celah di area penalti.
Prediksi Kami
Persebaya Surabaya diprediksi akan mengendalikan tempo laga dan mengamankan kemenangan 2-0. Harapkan tuan rumah mendominasi penguasaan bola sejak menit awal, menguras stamina pertahanan lawan yang ragu-ragu sebelum akhirnya memastikan kemenangan melalui gol di babak kedua.