Premier League Regular Season - 5
Liverpool 2 - 1 FT Everton
Statistik Pertandingan
Penguasaan Bola
Tembakan
Tembakan Tepat Sasaran
Expected Goals (xG)
Operan
Akurasi Operan
Tendangan Sudut
Pelanggaran
Kartu Kuning
Kartu Merah
Peristiwa Pertandingan
10' R. Gravenberch (M. Salah)
Iliman Ndiaye 28'
29' H. Ekitike (R. Gravenberch)
HT
↓ Beto ↑T. Barry 46'
I. Gueye (I. Ndiaye) 58'
61' ↓ C. Gakpo ↑F. Wirtz
61' ↓ A. Mac Allister ↑C. Jones
67' ↓ H. Ekitike ↑A. Isak
82' Florian Wirtz
↓ I. Ndiaye ↑T. Dibling 86'
↓ V. Mykolenko ↑C. Alcaraz 86'
Jack Grealish 90'+4
FT
Kartu Pemain
Pendapat kami tentang setiap pemain di laga ini
Liverpool
Kiper
Alisson
PROVOKATOR
1
Foul Didapat
1
Foul Didapat
2
Duel Won
0
Pen. Won
Bek
C. Bradley
PROVOKATOR
2
Foul Didapat
2
Foul Didapat
3
Duel Won
0
Pen. Won
I. Konate
SHIFT AKHIR
15
Mnt Akhir
15
Mnt Akhir
90
Total Mnt
Starter
Masuk
V. van Dijk
SHIFT AKHIR
15
Mnt Akhir
15
Mnt Akhir
90
Total Mnt
Starter
Masuk
M. Kerkez
SHIFT AKHIR
15
Mnt Akhir
15
Mnt Akhir
90
Total Mnt
Starter
Masuk
Gelandang
R. Gravenberch
SNIPER
100%
Konversi
100%
Konversi
1
Gol
1
Tembakan
A. Mac Allister
SHIFT AKHIR
15
Mnt Akhir
15
Mnt Akhir
61
Total Mnt
61
Masuk
M. Salah
PEMASOK
1
Assist
1
Assist
1
Umpan Kunci
6.9
Rating
D. Szoboszlai
SHIFT AKHIR
15
Mnt Akhir
15
Mnt Akhir
90
Total Mnt
Starter
Masuk
C. Gakpo
SHIFT AKHIR
15
Mnt Akhir
15
Mnt Akhir
61
Total Mnt
61
Masuk
Penyerang
H. Ekitike
SNIPER
100%
Konversi
100%
Konversi
1
Gol
1
Tembakan
CADANGAN
G. Mamardashvili
PENONTON
0
Save
0
Save
0
Kebobolan
0
Menit
J. Gomez
SHIFT AKHIR
15
Mnt Akhir
15
Mnt Akhir
0
Total Mnt
Starter
Masuk
A. Robertson
SHIFT AKHIR
15
Mnt Akhir
15
Mnt Akhir
0
Total Mnt
Starter
Masuk
J. Frimpong
SHIFT AKHIR
15
Mnt Akhir
15
Mnt Akhir
0
Total Mnt
Starter
Masuk
W. Endo
SHIFT AKHIR
15
Mnt Akhir
15
Mnt Akhir
0
Total Mnt
Starter
Masuk
F. Wirtz
SHIFT AKHIR
15
Mnt Akhir
15
Mnt Akhir
29
Total Mnt
Starter
Masuk
C. Jones
SHIFT AKHIR
15
Mnt Akhir
15
Mnt Akhir
29
Total Mnt
Starter
Masuk
A. Isak
SHIFT AKHIR
15
Mnt Akhir
15
Mnt Akhir
23
Total Mnt
Starter
Masuk
R. Ngumoha
SHIFT AKHIR
15
Mnt Akhir
15
Mnt Akhir
0
Total Mnt
Starter
Masuk
Everton
Kiper
J. Pickford
BOCOR
33%
% Slmtn
33%
% Slmtn
2
Kebobolan
1
Save
Bek
J. O'Brien
SHIFT AKHIR
15
Mnt Akhir
15
Mnt Akhir
90
Total Mnt
Starter
Masuk
J. Tarkowski
SHIFT AKHIR
15
Mnt Akhir
15
Mnt Akhir
90
Total Mnt
Starter
Masuk
M. Keane
SHIFT AKHIR
15
Mnt Akhir
15
Mnt Akhir
90
Total Mnt
Starter
Masuk
V. Mykolenko
NPC
86
Menit
86
Menit
20%
Akr Umpan
6
Rating
Gelandang
I. Gueye
SNIPER
50%
Konversi
50%
Konversi
1
Gol
2
Tembakan
J. Garner
SHIFT AKHIR
15
Mnt Akhir
15
Mnt Akhir
90
Total Mnt
Starter
Masuk
I. Ndiaye
DRIBLER
9
Dribel
9
Dribel
13
Percobaan
69%
% Berhasil
K. Dewsbury-Hall
SHIFT AKHIR
15
Mnt Akhir
15
Mnt Akhir
90
Total Mnt
Starter
Masuk
J. Grealish
ARSITEK
4
Umpan Kunci
4
Umpan Kunci
0
Assist
19%
Akr Umpan
Penyerang
Beto
SHIFT AKHIR
15
Mnt Akhir
15
Mnt Akhir
45
Total Mnt
46
Masuk
CADANGAN
M. Travers
PENONTON
0
Save
0
Save
0
Kebobolan
0
Menit
N. Patterson
SHIFT AKHIR
15
Mnt Akhir
15
Mnt Akhir
0
Total Mnt
Starter
Masuk
S. Coleman
SHIFT AKHIR
15
Mnt Akhir
15
Mnt Akhir
0
Total Mnt
Starter
Masuk
A. Aznou
SHIFT AKHIR
15
Mnt Akhir
15
Mnt Akhir
0
Total Mnt
Starter
Masuk
T. Dibling
SHIFT AKHIR
15
Mnt Akhir
15
Mnt Akhir
8
Total Mnt
Starter
Masuk
C. Alcaraz
SHIFT AKHIR
15
Mnt Akhir
15
Mnt Akhir
8
Total Mnt
Starter
Masuk
T. Iroegbunam
SHIFT AKHIR
15
Mnt Akhir
15
Mnt Akhir
0
Total Mnt
Starter
Masuk
D. McNeil
SHIFT AKHIR
15
Mnt Akhir
15
Mnt Akhir
0
Total Mnt
Starter
Masuk
T. Barry
SHIFT AKHIR
15
Mnt Akhir
15
Mnt Akhir
45
Total Mnt
Starter
Masuk
Pertemuan Sebelumnya
| Date | Home | Score | Away | Competition | Venue |
|---|---|---|---|---|---|
| 20/09/2025 | Liverpool | 2 - 1 | Everton | Premier League | Anfield |
| 02/04/2025 | Liverpool | 1 - 0 | Everton | Premier League | Anfield |
| 12/02/2025 | Everton | 2 - 2 | Liverpool | Premier League | Goodison Park |
| 24/04/2024 | Everton | 2 - 0 | Liverpool | Premier League | Goodison Park |
| 21/10/2023 | Liverpool | 2 - 0 | Everton | Premier League | Anfield |
| 13/02/2023 | Liverpool | 2 - 0 | Everton | Premier League | Anfield |
Liverpool Win
Everton Win
Draw
Klasemen Liga
P: 5 GD: +6
P: 5 GD: +8
P: 5 GD: +7
P: 5 GD: +1
P: 5 GD: +4
P: 5 GD: +5
P: 5 GD: +2
P: 5 GD: +1
P: 5 GD: +4
P: 5 GD: +1
P: 5 GD: -2
P: 5 GD: -3
P: 5 GD: 0
P: 5 GD: -2
P: 5 GD: -4
P: 5 GD: -3
P: 5 GD: -4
P: 5 GD: -4
P: 5 GD: -8
Klasemen Liga
P: 33 GD: +37
P: 33 GD: +37
P: 33 GD: +13
P: 33 GD: +6
P: 33 GD: +11
P: 34 GD: +9
P: 34 GD: 0
P: 34 GD: +8
P: 33 GD: +4
P: 33 GD: +1
P: 33 GD: -4
P: 33 GD: -3
P: 32 GD: -1
P: 33 GD: -3
P: 34 GD: -7
P: 33 GD: -9
P: 33 GD: -17
P: 33 GD: -11
P: 34 GD: -34
Pratinjau dan ulasan pertandingan untuk membantu Anda memilih laga yang layak ditonton
Gravenberch Pimpin Simfoni Derbi Liverpool; Perlawanan Everton Runtuh Lebih Awal
Sangat Menghibur Futmetrix Score: 71/100. Sebuah derbi yang ditentukan oleh dominasi awal Liverpool yang mencekik dan aksi brilian dua sentuhan Gravenberch, meski kebangkitan Everton di babak kedua terasa sudah terlambat.
Ketika Maestro Lini Tengah Menentukan Ritme
Sepuluh menit berjalan, Gravenberch mengambil penguasaan bola 40 yard dari gawang, merangsek maju dengan gaya langsung yang membuat kaki para bek terasa berat, dan melepaskan penyelesaian presisi melewati kiper. Liverpool telah merebut Keseimbangan sebelum Everton benar-benar menyentuh bola dengan baik. Pada menit ke-29, gelandang yang sama mengarsiteki gol kedua Hugo Ekitikié, sebuah pergerakan yang lebih terasa seperti sesi latihan yang dieksekusi dengan tempo pertandingan daripada sepak bola sesungguhnya. Dua gol, dua keahlian berbeda—penyelesaian khas pencetak gol dan visi seorang arsitek—semuanya dari satu pemain.
Gengsi dari Derbi Merseyside ini terasa lebih dalam dari biasanya. Liverpool duduk di puncak klasemen dengan rekor sempurna lima kemenangan; Everton tertahan di posisi kesepuluh, mati-matian mencari konsistensi. Setiap sentuhan terasa berat. Setiap kesalahan umpan terasa berakibat fatal. Namun, penguasaan bola 57% dan akurasi umpan 85% dari Liverpool mencekik ritme apa pun yang coba dibangun Everton. Tim tamu hanya mencatatkan 43% dan 76%—setara dengan statistik orang yang tenggelam dalam gerak lambat.
Lalu tibalah menit ke-58. Penyelesaian Gueye, hasil assist Ndiaye, bukanlah sebuah kebangkitan—melainkan sekadar gol hiburan. Intensitas melonjak sejenak saat Everton melihat celah, tetapi struktur pertahanan Liverpool, yang ditopang oleh tekanan lini tengah mereka, tidak pernah benar-benar goyah. Rating 7,7 milik Tarkowski mencerminkan tugas beratnya: menjadi tembok penahan longsoran salju, yang terkadang mengesankan tetapi pada akhirnya kalah tenaga.
Angka expected goals Liverpool (0,90) berbanding Everton (0,70) menceritakan kisah tentang kendali tanpa rasa puas diri. Tiga tembakan tepat sasaran dari 11 percobaan menunjukkan penyelesaian klinis alih-alih membuang peluang dengan sia-sia. Tidak ada kartu merah, tidak ada kekacauan VAR, tidak ada drama patah hati di waktu tambahan—hanya sebuah derbi yang ditentukan oleh eksekusi superior dan otoritas sejak awal. Lima kartu kuning (dua untuk Liverpool, tiga untuk Everton) lebih mengisyaratkan rasa frustrasi ketimbang niat jahat, jenis ketegangan derbi yang membakar tanpa meninggalkan bekas luka.
Ini bukanlah derbi klasik. Ini adalah pertunjukan kelas master dalam menghancurkan Keseimbangan—Liverpool memaksakan kehendak mereka dengan sangat sempurna sehingga gol babak kedua Everton terasa hanya sebagai tambahan, bukan titik balik. Performa Gravenberch akan dibedah selama berminggu-minggu; kemampuannya untuk memengaruhi kedua ujung lapangan, menciptakan ruang hanya dengan satu umpan, serta menyelesaikan peluang dengan tenang—itulah tipe gelandang yang memenangkan gelar, bukan sekadar memenangkan derbi.
Pertanyaan Utama
Apa yang membuat Ryan Gravenberch menjadi Pemain Terbaik Pertandingan?
Gol pada menit ke-10, assist pada menit ke-29, dan menjadi arsitek dominasi lini tengah Liverpool dengan 85% akurasi umpan. Performa gelandang yang komplet.
Apa arti hasil ini bagi musim Liverpool?
Lima kemenangan dalam lima pertandingan. Kelayakan gelar juara telah terkonfirmasi. Kemunculan Gravenberch sebagai kekuatan dua arah menunjukkan persaingan yang berkelanjutan, bukan sekadar kehebatan sesaat.
Mengapa pertandingan ini mendapat rating 50/100?
Gengsi tinggi (bonus derbi 10/10) dan Intensitas (5,5/10) diimbangi oleh hasil yang dapat diprediksi. Tidak ada drama di menit akhir, tidak ada kebangkitan. Klinis, namun kurang memikat.
Apa itu Futmetrix Score?
Futmetrix Score adalah verdik 0-100 kami tentang seberapa seru sebuah pertandingan. Kami menilai intensitas, keseimbangan, taruhan, dan kualitas bintang untuk memberi tahu apakah laga ini layak ditonton.
Pertarungan Merseyside dengan Keputusasaan Serupa
Layak Ditonton Futmetrix Score: 60/100. Sama-sama tertahan dengan 18 poin, derbi ini adalah pertarungan krusial untuk lolos dari jeratan persaingan papan tengah.
Persiapan Pertandingan
Pada 20 September 2025, stadion menjadi tuan rumah Derbi Merseyside di mana Gengsi tak bisa lebih nyata lagi. Baik Liverpool maupun Everton memasuki akhir pekan ini dengan posisi poin imbang di klasemen, menjadikan laga ini duel papan tengah sejati yang bernilai enam poin. Meski Performa tim tuan rumah tidak menentu dengan empat kekalahan dalam lima laga terakhir, mereka memiliki banyak Bintang yang bisa meledak kapan saja. Tim tamu datang dengan laju terbaru yang lebih stabil, namun atmosfer yang tidak bersahabat akan menguji Keseimbangan kolektif mereka saat berusaha menyalip rival sekota.
Duel Kunci
Konfrontasi penentu menampilkan Mohamed Salah melawan Jack Grealish. Salah tetap menjadi tumpuan utama serangan vertikal The Reds, selalu menuntut penjagaan ganda dari lawan. Sebaliknya, Grealish telah menjadi jantung kreativitas The Toffees, dan sudah mencatatkan empat assist musim ini. Laga ini kemungkinan besar ditentukan oleh seberapa efektif setiap tim meredam playmaker utama lawannya.
Prediksi Kami
Bersiaplah untuk awal laga yang berhati-hati di mana Jordan Pickford akan dipaksa beraksi sejak dini. Namun, kedalaman lini serang Liverpool pada akhirnya akan berbicara. Kami memprediksi kemenangan 2-1 untuk The Reds, yang dipastikan lewat gebrakan akhir laga untuk mengeksploitasi transisi pertahanan Everton yang kelelahan di kuarter terakhir pertandingan.