Liga 1 Regular Season - 34
Arema FC 3 - 1 FT PSIM Yogyakarta
Statistik Pertandingan
Penguasaan Bola
Tembakan Tepat Sasaran
Tendangan Sudut
Kartu Kuning
Kartu Merah
Peristiwa Pertandingan
4' Joel Vinicius (Dalberto)
4' Joel Vinicius
Y. Yamadera 40'
45'+2 Betinho
HT
↓ R. Abiyoso ↑N. Haljeta 46'
49' Dalberto (Betinho)
D. Corfe (N. Haljeta) 54'
54' ↓ Betinho ↑J. Hariono
60' ↓ A. Fikri ↑Gustavo Franca
↓ R. Hardiawan ↑R. Cahyana 70'
70' ↓ Joel Vinicius ↑Valdeci
74' J. Hariono
↓ S. Sheva ↑M. Iqbal 76'
E. Vidal 81'
90' Valdeci (Dalberto)
90' Valdeci
FT
Pertemuan Sebelumnya
| Tanggal | Tuan Rumah | Skor | Tandang | Kompetisi | Stadion |
|---|---|---|---|---|---|
| 16/08/2025 | PSIM Yogyakarta | 1 - 1 | Arema FC | Liga 1 | Mandala Krida Stadium |
16/08/2025
Arema FC Win
PSIM Yogyakarta Win
Draw
Klasemen Liga
P: 34 GD: +43
P: 34 GD: +37
P: 34 GD: +36
P: 34 GD: +26
P: 34 GD: +15
P: 34 GD: +8
P: 34 GD: +7
P: 34 GD: +9
P: 34 GD: +6
P: 34 GD: +1
P: 34 GD: -1
P: 34 GD: -19
P: 34 GD: -14
P: 34 GD: -17
P: 34 GD: -10
P: 34 GD: -20
P: 34 GD: -43
Klasemen Liga
| Pos | Tim | M | Poin | GM | GK | SG | Form |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Persib Bandung | 34 | 79 | 59 | 22 | +37 | |
| 2 | Pusamania Borneo | 34 | 79 | 74 | 31 | +43 | |
| 3 | Persija | 34 | 71 | 65 | 29 | +36 | |
| 4 | Persebaya Surabaya | 34 | 58 | 61 | 35 | +26 | |
| 5 | Bhayangkara FC | 34 | 53 | 53 | 45 | +8 | |
| 6 | Malut United | 34 | 53 | 68 | 53 | +15 | |
| 7 | Dewa United | 34 | 53 | 44 | 37 | +7 | |
| 8 | Bali United | 34 | 51 | 57 | 48 | +9 | |
| 9 | Arema FC | 34 | 48 | 53 | 47 | +6 | |
| 10 | Persita | 34 | 45 | 38 | 37 | +1 | |
| 11 | PSIM Yogyakarta | 34 | 45 | 43 | 44 | -1 | |
| 12 | Persik Kediri | 34 | 39 | 42 | 61 | -19 | |
| 13 | Persijap | 34 | 36 | 31 | 45 | -14 | |
| 14 | Persepam Madura Utd | 34 | 35 | 37 | 54 | -17 | |
| 15 | PSM Makassar | 34 | 34 | 39 | 49 | -10 | |
| 16 | Persis Solo | 34 | 34 | 39 | 59 | -20 | |
| 17 | Semen Padang | 34 | 20 | 22 | 65 | -43 | |
| 18 | PSBS Biak Numfor | 34 | 18 | 31 | 95 | -64 |
P: 34 GD: +37
P: 34 GD: +43
P: 34 GD: +36
P: 34 GD: +26
P: 34 GD: +8
P: 34 GD: +15
P: 34 GD: +7
P: 34 GD: +9
P: 34 GD: +6
P: 34 GD: +1
P: 34 GD: -1
P: 34 GD: -19
P: 34 GD: -14
P: 34 GD: -17
P: 34 GD: -10
P: 34 GD: -20
P: 34 GD: -43
P: 34 GD: -64
Pratinjau dan ulasan pertandingan untuk membantu Anda memilih laga yang layak ditonton
Dalberto Mengamuk, Arema FC Bungkam Dominasi Semu PSIM
Hiburan Standar Futmetrix Score: 49/100. Dalberto menjadi pahlawan di Stadion Kanjuruhan saat Arema FC menghukum penguasaan bola sia-sia PSIM Yogyakarta dengan penyelesaian akhir mematikan.
Gebrakan Menit Awal
Laga pekan terakhir ini langsung memanas sejak peluit pertama. Tuan rumah Arema FC tidak membuang waktu untuk memecah kebuntuan. Pada menit keempat, Dalberto melepaskan umpan matang yang diselesaikan dengan sempurna oleh Joel Vinicius. Tingkat Intensitas langsung melonjak tinggi. Meski PSIM Yogyakarta mulai merespons dengan memegang kendali lini tengah, pertahanan tuan rumah tampil disiplin. Strategi serangan balik Arema terbukti efektif melawan tim tamu yang asyik menyerang namun tumpul di sepertiga akhir lapangan.
Serangan Balik Mematikan
Memasuki babak kedua, pertandingan berubah menjadi duel taktis. Dalberto, yang sebelumnya menjadi kreator, mencatatkan namanya sendiri di papan skor pada menit ke-49 berkat umpan Betinho. Namun, PSIM menolak menyerah begitu saja. Tim tamu memperkecil ketertinggalan lima menit berselang lewat aksi D. Corfe setelah menerima sodoran N. Haljeta. Terjadi pergeseran Keseimbangan yang memaksa Arema bertahan lebih dalam. Dengan mendominasi 63% penguasaan bola, PSIM terus membombardir pertahanan tuan rumah, menjadikan duel ini sebagai ujian ketahanan mental bagi skuad asuhan tuan rumah.
Penutup Musim Sempurna
Segala harapan PSIM untuk menyamakan kedudukan runtuh di penghujung laga. Ketika tim tamu keluar menyerang habis-habisan, Dalberto kembali menjadi mimpi buruk lewat umpan keduanya yang dituntaskan oleh Valdeci pada menit ke-90. Laga ini tidak memiliki Faktor Kejutan yang berarti, karena efisiensi Arema terbukti terlalu tangguh untuk menahan gempuran bola mati dan tembakan jarak jauh PSIM. Kemenangan 3-1 di Stadion Kanjuruhan mengunci posisi kesembilan bagi Arema, memenangkan adu Gengsi di pekan penutup musim yang manis di hadapan para pendukung setia mereka.
Pertanyaan Utama
Siapa saja pencetak gol dalam pertandingan ini?
Gol Arema FC dicetak oleh Joel Vinicius, Dalberto, dan Valdeci, sementara D. Corfe mencetak satu-satunya gol balasan untuk PSIM Yogyakarta.
Bagaimana perbandingan penguasaan bola kedua tim?
PSIM Yogyakarta mendominasi dengan 63% penguasaan bola, namun Arema FC tampil jauh lebih efektif dalam memanfaatkan peluang dari serangan balik.
Apa itu Futmetrix Score?
Futmetrix Score adalah verdik 0-100 kami tentang seberapa seru sebuah pertandingan. Kami menilai intensitas, keseimbangan, taruhan, dan kualitas bintang untuk memberi tahu apakah laga ini layak ditonton.
Adu Gengsi Papan Tengah di Laga Pamungkas
Hiburan Standar Futmetrix Score: 43/100. Meski tidak menentukan gelar atau degradasi, pertandingan penutup musim ini murni menjadi ajang pembuktian siapa yang lebih layak bertengger di paruh atas klasemen.
Persiapan Tim
Arema FC dan PSIM Yogyakarta sama-sama mengoleksi 45 poin jelang pekan ke-34 di Stadion Kanjuruhan pada 22 Mei 2026. Tingkat Gengsi pertandingan ini memang sangat rendah karena kedua kubu sudah aman dari jerat degradasi dan jauh dari perburuan juara. Namun, skor Keseimbangan yang sangat tinggi menjanjikan duel yang sepadan di atas lapangan. Menariknya, rekor Performa kedua tim identik dalam lima laga terakhir, menjadikan pertemuan ini sebagai penentuan siapa yang memiliki mentalitas lebih baik di garis akhir.
Duel Kunci
Tanpa pilar bintang yang mendominasi sorotan, pertarungan akan sepenuhnya berpusat pada kekompakan antarlini. Barisan gelandang tuan rumah dituntut untuk mendikte tempo sejak peluit awal, sementara lini belakang tim tamu harus membuktikan kedisiplinan mereka untuk meredam gelombang serangan sporadis khas akhir musim.
Prediksi Kami
Laga berpotensi berjalan lambat dengan intensitas seadanya. Tuan rumah memiliki margin keuntungan tipis berkat dukungan suporter, tetapi hasil imbang dengan skor rendah adalah skenario paling masuk akal mengingat minimnya urgensi dari kedua kesebelasan untuk ngotot menyerang.