Liga 1 Regular Season - 2
PSIM Yogyakarta 1 - 1 FT Arema FC
Kartu Pemain
Pendapat kami tentang setiap pemain di laga ini
PSIM Yogyakarta
Gelandang
C. Supriadi
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
R. Cahyana
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Y. Yamadera
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
R. Rakhmatzoda
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
R. Adi
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
F. Ramos Mingo
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
E. Vidal
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
G. Fatkur
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
N. Haljeta
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Ze Valente
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
D. Corfe
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
CADANGAN
H. Suardi
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
R. Hardiawan
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
D. Sapari
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
D. Diaz
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
S. Sheva
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
F. Sudin
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
R. Teddy
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
I. Chan
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
A. Irfan
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Rafinha
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Arema FC
Gelandang
A. Satryo
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
A. Maulana
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Luiz Gustavo
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Valdeci
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Yann Motta
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
A. Farisi
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
B. Setiawan
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Betinho
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Dalberto
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Matheus Blade
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Paulinho Moccelin
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
CADANGAN
S. Tuharea
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Lucas Frigeri
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
M. Iksan
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
M. Rifai
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
B. Scheunemann
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
S. G. Balinsa
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
A. Fikri
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
M. Rafli
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
R. Fachrezi
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
I. Puleio
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
D. Santoso
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
D. Setiawan
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Klasemen Liga
P: 2 GD: +7
P: 2 GD: +2
P: 2 GD: +3
P: 2 GD: +2
P: 2 GD: +1
P: 2 GD: +1
P: 2 GD: +1
P: 2 GD: 0
P: 2 GD: 0
P: 2 GD: 0
P: 2 GD: -2
P: 2 GD: 0
P: 2 GD: 0
P: 2 GD: -1
P: 2 GD: -1
P: 2 GD: -4
P: 2 GD: -4
P: 2 GD: -5
Klasemen Liga
| Pos | Tim | M | Poin | GM | GK | SG | Form |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Persib Bandung | 25 | 58 | 43 | 14 | +29 | |
| 2 | Pusamania Borneo | 25 | 54 | 48 | 25 | +23 | |
| 3 | Persija | 25 | 52 | 45 | 22 | +23 | |
| 4 | Malut United | 25 | 45 | 51 | 32 | +19 | |
| 5 | Persita | 25 | 41 | 35 | 24 | +11 | |
| 6 | Bhayangkara FC | 25 | 41 | 32 | 27 | +5 | |
| 7 | Persebaya Surabaya | 25 | 39 | 37 | 30 | +7 | |
| 8 | PSIM Yogyakarta | 25 | 38 | 35 | 32 | +3 | |
| 9 | Dewa United | 25 | 34 | 30 | 31 | -1 | |
| 10 | Bali United | 25 | 33 | 35 | 37 | -2 | |
| 11 | Arema FC | 25 | 31 | 36 | 36 | 0 | |
| 12 | Persik Kediri | 25 | 29 | 32 | 45 | -13 | |
| 13 | PSM Makassar | 25 | 24 | 29 | 34 | -5 | |
| 14 | Persijap | 25 | 21 | 22 | 41 | -19 | |
| 15 | Persis Solo | 25 | 20 | 28 | 44 | -16 | |
| 16 | Persepam Madura Utd | 25 | 20 | 24 | 42 | -18 | |
| 17 | Semen Padang | 25 | 20 | 21 | 41 | -20 | |
| 18 | PSBS Biak Numfor | 25 | 18 | 27 | 53 | -26 |
P: 25 GD: +29
P: 25 GD: +23
P: 25 GD: +23
P: 25 GD: +19
P: 25 GD: +11
P: 25 GD: +5
P: 25 GD: +7
P: 25 GD: +3
P: 25 GD: -1
P: 25 GD: -2
P: 25 GD: 0
P: 25 GD: -13
P: 25 GD: -5
P: 25 GD: -19
P: 25 GD: -16
P: 25 GD: -18
P: 25 GD: -20
P: 25 GD: -26
Pratinjau dan ulasan pertandingan untuk membantu Anda memilih laga yang layak ditonton
Drama Kartu Merah dan Petaka Menit Akhir di Mandala Krida
Hiburan Standar Futmetrix Score: 49/100. Pertarungan sengit ini membuktikan bahwa keunggulan satu gol tidak pernah aman ketika sebuah tim harus bermain dengan sepuluh orang di bawah tekanan tiada henti dari tuan rumah.
Kebuntuan yang Pecah Sebelum Jeda
Ribuan pendukung tuan rumah memadati Mandala Krida Stadium dengan harapan tinggi, namun laga panas ini awalnya berjalan sangat ketat. Kedua tim tampil berhati-hati, saling meraba kekuatan di lini tengah tanpa banyak menciptakan peluang bersih. Namun, Intensitas pertandingan mendadak melonjak menjelang akhir babak pertama. Tim tamu mulai menemukan celah di pertahanan tuan rumah, menekan masuk ke area terlarang dan akhirnya memaksa terjadinya pelanggaran krusial. Pada menit ke-41, wasit menunjuk titik putih. Dalberto maju sebagai eksekutor dan dengan tenang menceploskan bola, membungkam gemuruh suporter lokal. Keunggulan tipis ini memberikan Arema FC momentum psikologis yang sangat berharga sebelum turun minum, sementara PSIM Yogyakarta harus masuk ke ruang ganti dengan beban untuk segera membalas.
Petaka Awal Babak Kedua
Memasuki paruh kedua, tuan rumah langsung tancap gas demi mengejar ketertinggalan. Namun, momen yang benar-benar mengubah arah pertandingan terjadi di menit ke-54. Sebuah pelanggaran fatal dari Yann Motta memaksa wasit mencabut kartu merah langsung dari sakunya. Keputusan krusial ini seketika merusak skenario taktik Arema FC. Bermain dengan sepuluh orang, tim tamu terpaksa menarik garis pertahanan mereka sangat dalam. Keseimbangan permainan berubah total; PSIM kini memegang kendali penuh atas penguasaan bola dan wilayah. Laskar Mataram mengurung pertahanan lawan, melepaskan gelombang serangan demi gelombang serangan, menguji ketangguhan mental skuad tamu yang hanya bisa mengandalkan serangan balik sporadis.
Kesalahan Fatal di Ujung Laga
Ketika pertandingan seolah akan berakhir dengan kemenangan heroik bagi tim tamu, pertahanan rapat itu akhirnya runtuh lewat cara yang paling menyesakkan. Tekanan tanpa henti dari sisi sayap dan rentetan umpan silang ke kotak penalti membuat kepanikan memuncak. Pada menit ke-88, sebuah miskomunikasi berujung pada gol bunuh diri tragis oleh Betinho, yang justru mengoyak jalanya sendiri. Gol ini menyelamatkan Gengsi PSIM Yogyakarta di hadapan publik sendiri, sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan mereka dalam lima laga terakhir. Bagi Arema FC, hasil imbang ini terasa seperti kekalahan, sebuah peringatan keras tentang tingginya Faktor Kejutan di kasta tertinggi ketika kedisiplinan mulai luntur di momen krusial.
Pertanyaan Kunci
Bagaimana dampak kartu merah Yann Motta terhadap pertandingan?
Kartu merah tersebut memaksa Arema bertahan total, mengubah keseimbangan permainan, dan memberikan ruang bagi PSIM menekan hingga memicu gol bunuh diri penyama kedudukan.
Apa itu Futmetrix Score?
Futmetrix Score adalah verdik 0-100 kami tentang seberapa seru sebuah pertandingan. Kami menilai intensitas, keseimbangan, taruhan, dan kualitas bintang untuk memberi tahu apakah laga ini layak ditonton.
Pertarungan Papan Tengah di Mandala Krida
Lewati Futmetrix Score: 42/100. Mengingat posisi kedua tim yang terjebak di papan tengah tanpa beban krusial, laga ini lebih menjanjikan duel fisik yang alot ketimbang tontonan yang menghibur.
Persiapan Laga
Berlangsung pada 16 Agustus 2025 di Stadion Mandala Krida, pertemuan antara PSIM Yogyakarta dan Arema FC adalah definisi nyata kebuntuan papan tengah. Tuan rumah saat ini duduk di peringkat ke-8 dan lebih sering mengoleksi hasil imbang, sementara tim tamu terdampar di posisi ke-11 dengan catatan yang memprihatinkan. Nilai Gengsi yang rendah menegaskan bahwa tidak ada tekanan besar menuju papan atas maupun jurang degradasi di pertandingan ini. Dengan rating Bintang yang minim, jangan berharap banyak pada keajaiban individu. Namun, PSIM masih memegang kendali Keseimbangan laga ini berkat dukungan publik sendiri dan Performa Arema FC yang terus merosot akibat rentetan kekalahan memalukan.
Duel Kunci
Tanpa adanya sorotan pada individu tertentu, pertarungan sesungguhnya akan terjadi antara soliditas lini tengah PSIM melawan barisan penyerang Arema FC yang sedang frustrasi. Tuan rumah hanya perlu menjaga tempo permainan untuk membuat tim tamu yang tumpul semakin kehilangan akal di sepertiga akhir lapangan.
Prediksi Kami
Laga ini kemungkinan besar akan berjalan dengan tempo lambat dan miskin peluang berbahaya. PSIM Yogyakarta akan menguasai ritme permainan, namun kesulitan membongkar pertahanan berlapis Arema yang bermain aman. Hasil imbang 1-1 atau kemenangan tipis 1-0 untuk tuan rumah melalui situasi bola mati adalah skenario yang paling masuk akal.