Liga 1 Regular Season - 17
Persita 2 - 0 FT Pusamania Borneo
Kartu Pemain
Pendapat kami tentang setiap pemain di laga ini
Persita
Gelandang
I. Rodrigues
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
M. Toha
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
T. Kozubayev
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
C. Fathoni
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
M. Jardel
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Bae Sin-Young
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
J. Guseynov
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
H. Caraka
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
E. Bessa
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
R. Rodriguez
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Matheus Alves
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
CADANGAN
A. Kartika
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
R. Pamungkas
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
A. Nursofyan
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
A. Saputra
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Zalnando
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Z. Djiaulhaq
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
F. Alchoir
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
P. Ganet
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
A. Andrejic
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
A. Nur Hardianto
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
E. Sahrul
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Pusamania Borneo
Gelandang
N. Argawinata
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
A. Buffon
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
D. Michiels
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
C. Nduwarugira
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Caxambu
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
D. Hardiansyah
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
K. Hirose
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
M. Peralta
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
J. Villa
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Maicon Souza
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Joel Vinicius
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
CADANGAN
S. Trisna
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
D. Fasya
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
H. M. Al
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
D. Kuswardani
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
R. Utina
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Ahmad Agung
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
T. Islami Muhammad Narendra
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
I. Zikrak
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
M. Sihran
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Douglas Coutinho
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
R. Fachgi
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
D. Nurdiansyah
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Pertemuan Sebelumnya
| Date | Home | Score | Away | Competition | Venue |
|---|---|---|---|---|---|
| 22/02/2025 | Persita | 1 - 2 | Pusamania Borneo | Liga 1 | Indomilk Arena |
| 30/09/2024 | Pusamania Borneo | 0 - 0 | Persita | Liga 1 | Stadion Batakan |
| 02/03/2024 | Persita | 0 - 1 | Pusamania Borneo | Liga 1 | Indomilk Arena |
| 25/08/2023 | Pusamania Borneo | 2 - 1 | Persita | Liga 1 | Stadion Segiri |
| 20/02/2023 | Persita | 1 - 1 | Pusamania Borneo | Liga 1 | Indomilk Arena |
| 09/09/2022 | Pusamania Borneo | 2 - 2 | Persita | Liga 1 | Stadion Segiri |
| 02/02/2022 | Persita | 1 - 1 | Pusamania Borneo | Liga 1 | Stadion Kompyang Sujana Denpasar |
| 02/10/2021 | Pusamania Borneo | 2 - 2 | Persita | Liga 1 | Stadion Pakansari Bogor |
22/02/2025
30/09/2024
02/03/2024
25/08/2023
20/02/2023
09/09/2022
02/02/2022
02/10/2021
Persita Win
Pusamania Borneo Win
Draw
Klasemen Liga
P: 17 GD: +16
P: 17 GD: +15
P: 17 GD: +18
P: 17 GD: +14
P: 17 GD: +10
P: 17 GD: +5
P: 17 GD: +8
P: 17 GD: +4
P: 17 GD: -4
P: 17 GD: 0
P: 17 GD: -4
P: 17 GD: +2
P: 17 GD: -7
P: 17 GD: -6
P: 17 GD: -18
P: 17 GD: -16
P: 17 GD: -18
Klasemen Liga
| Pos | Tim | M | Poin | GM | GK | SG | Form |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Persib Bandung | 25 | 58 | 43 | 14 | +29 | |
| 2 | Pusamania Borneo | 25 | 54 | 48 | 25 | +23 | |
| 3 | Persija | 25 | 52 | 45 | 22 | +23 | |
| 4 | Malut United | 25 | 45 | 51 | 32 | +19 | |
| 5 | Persita | 25 | 41 | 35 | 24 | +11 | |
| 6 | Bhayangkara FC | 25 | 41 | 32 | 27 | +5 | |
| 7 | Persebaya Surabaya | 25 | 39 | 37 | 30 | +7 | |
| 8 | PSIM Yogyakarta | 25 | 38 | 35 | 32 | +3 | |
| 9 | Dewa United | 25 | 34 | 30 | 31 | -1 | |
| 10 | Bali United | 25 | 33 | 35 | 37 | -2 | |
| 11 | Arema FC | 25 | 31 | 36 | 36 | 0 | |
| 12 | Persik Kediri | 25 | 29 | 32 | 45 | -13 | |
| 13 | PSM Makassar | 25 | 24 | 29 | 34 | -5 | |
| 14 | Persijap | 25 | 21 | 22 | 41 | -19 | |
| 15 | Persis Solo | 25 | 20 | 28 | 44 | -16 | |
| 16 | Persepam Madura Utd | 25 | 20 | 24 | 42 | -18 | |
| 17 | Semen Padang | 25 | 20 | 21 | 41 | -20 | |
| 18 | PSBS Biak Numfor | 25 | 18 | 27 | 53 | -26 |
P: 25 GD: +29
P: 25 GD: +23
P: 25 GD: +23
P: 25 GD: +19
P: 25 GD: +11
P: 25 GD: +5
P: 25 GD: +7
P: 25 GD: +3
P: 25 GD: -1
P: 25 GD: -2
P: 25 GD: 0
P: 25 GD: -13
P: 25 GD: -5
P: 25 GD: -19
P: 25 GD: -16
P: 25 GD: -18
P: 25 GD: -20
P: 25 GD: -26
Pratinjau dan ulasan pertandingan untuk membantu Anda memilih laga yang layak ditonton
Persita Segel Tiket Lolos, Kubur Mimpi Borneo di Kelapa Dua
Lewati Futmetrix Score: 33/100. Laga hidup mati ini membuktikan bahwa determinasi bisa menghancurkan dominasi, dengan tuan rumah mengeksekusi strategi tanpa celah untuk mendepak tim tamu yang jauh lebih diunggulkan.
Gebrakan Kilat Sang Tuan Rumah
Tensi laga langsung mendidih sejak peluit pertama dibunyikan di Utama Sport Center Kelapa Dua. Pusamania Borneo datang dengan status unggulan berkat posisi apik mereka di klasemen liga, namun Keseimbangan di atas lapangan langsung runtuh dalam sekejap. Pertandingan babak sistem gugur ini tidak memberikan ruang untuk kesalahan sekecil apa pun. Baru empat menit laga berjalan, J. Guseynov membuat publik tuan rumah meledak dalam kegembiraan. Menerima sodoran matang dari H. Caraka yang membelah pertahanan lawan, Guseynov melepaskan penyelesaian mematikan yang merobek jala gawang Borneo. Gol pembuka yang sangat cepat ini seketika mengubah arah pertandingan secara drastis. Tim tamu tampak tersengat dan panik mencoba merespons secepat mungkin, namun pertahanan solid tuan rumah membuat mereka frustrasi sejak awal. Gengsi pertarungan sengit ini memaksa skuad Pesut Etam untuk keluar menyerang secara sporadis, meninggalkan celah menganga di area pertahanan mereka sendiri yang siap dieksploitasi lewat serangan balik mematikan.
Kebuntuan Serangan Pesut Etam
Memasuki pertengahan laga, Intensitas pertandingan semakin bergejolak tajam. Borneo memegang kendali penguasaan bola secara mutlak, mendikte tempo permainan dan berusaha keras mencari celah di area pertahanan lawan yang menumpuk pemain di belakang. Namun, dominasi dominasi ini terasa sangat hambar dan tidak efektif tanpa adanya kreativitas di sepertiga akhir lapangan. Lini belakang tuan rumah justru tampil sangat cerdik dan disiplin. Mereka membiarkan para pemain lawan menguasai bola di area tengah yang tidak berbahaya, sambil sabar menunggu momentum serangan balik kilat. Lini serang Borneo tampak tumpul, kehabisan akal untuk menembus barikade tebal barisan pertahanan Persita yang tampil tanpa kompromi. Pelatih tim tamu mencoba melakukan perubahan taktik dengan mendorong garis pertahanan lebih tinggi, namun setiap usaha penetrasi selalu mentah sebelum mencapai kotak penalti. Laga adu taktik ini murni berubah menjadi ujian kesabaran yang pada akhirnya gagal dilewati oleh skuad tamu yang semakin putus asa.
Pukulan Penutup dari Titik Putih
Drama menegangkan ini akhirnya memuncak di penghujung laga. Saat Borneo mempertaruhkan segalanya dengan menumpuk pemain di area pertahanan tuan rumah demi mencari gol penyeimbang, bencana fatal justru datang menghampiri mereka di menit ke-86. Sebuah kesalahan antisipasi berujung pada pelanggaran ceroboh di kotak terlarang, membuahkan hadiah penalti berharga bagi kubu tuan rumah. A. Andrejic maju mengambil tanggung jawab sebagai eksekutor. Dengan ketenangan luar biasa di bawah tekanan hebat, ia menaklukkan kiper lawan dan menggandakan keunggulan. Skor 2-0 ini bertindak layaknya palu godam yang mengakhiri sisa-sisa perlawanan Borneo malam ini. Laga diwarnai Faktor Kejutan yang begitu kental, membuktikan bahwa posisi klasemen tidak berarti apa-apa dalam sistem gugur. Persita berhak melaju gagah ke fase selanjutnya, sekaligus mengirim pulang tim tamu dengan tangan hampa dan sejuta penyesalan.
Pertanyaan Kunci
Siapa yang mencetak gol kemenangan untuk Persita?
J. Guseynov mencetak gol cepat pada menit ke-4, dan A. Andrejic mengunci kemenangan lewat eksekusi penalti pada menit ke-86.
Apa itu Futmetrix Score?
Futmetrix Score adalah verdik 0-100 kami tentang seberapa seru sebuah pertandingan. Kami menilai intensitas, keseimbangan, taruhan, dan kualitas bintang untuk memberi tahu apakah laga ini layak ditonton.
Persita Siap Rusak Mimpi Juara Pusamania Borneo
Layak Ditonton Futmetrix Score: 80/100. Pertandingan hidup mati ini menjadi ujian terbesar bagi Borneo untuk membuktikan mental juara mereka di hadapan publik tuan rumah yang tidak kenal kompromi.
Persiapan Tim
Ketegangan memuncak di Utama Sport Center Kelapa Dua pada 9 Januari 2026. Pusamania Borneo datang dengan status mematikan sebagai spesialis tandang, memegang rekor kemenangan luar kandang yang impresif musim ini. Meskipun ketiadaan nama-nama besar membuat nilai Bintang terpantau rendah, Performa kedua tim mengisyaratkan laga dengan intensitas yang sangat tinggi. Rata-rata gol gabungan yang luar biasa besar memastikan pertandingan ini jauh dari kata membosankan, menuntut konsentrasi penuh dari peluit pertama.
Pertarungan Kunci
Tanpa sorotan pada individu tertentu, laga eliminasi ini akan sepenuhnya menjadi adu taktik antarlini. Lini tengah tuan rumah harus bekerja ekstra keras untuk memutus rantai distribusi bola Borneo yang mengalir cepat. Tingkat Keseimbangan akan sangat krusial; jika Persita mampu menetralkan transisi kilat tim tamu, mereka memiliki ruang untuk melancarkan serangan balik yang mematikan ke jantung pertahanan Borneo.
Prediksi Kami
Posisi di klasemen reguler tidak memiliki makna di pertandingan sistem gugur tunggal ini. Borneo mungkin unggul secara poin sepanjang musim, tetapi tekanan laga eliminasi memberi keuntungan psikologis bagi tuan rumah. Kami meyakini Persita akan membalikkan keadaan, mengeksploitasi celah pertahanan dalam duel yang sarat gol, dan sukses meraih kemenangan untuk melaju ke fase berikutnya sekaligus mengubur impian Borneo.