Liga 1 Regular Season - 22
PSIM Yogyakarta 3 - 3 FT Bali United
Kartu Pemain
Pendapat kami tentang setiap pemain di laga ini
PSIM Yogyakarta
Gelandang
C. Supriadi
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
R. Cahyana
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
F. Ramos Mingo
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
J. van den Avert
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Y. Yamadera
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
F. Sudin
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
R. Rakhmatzoda
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
E. Vidal
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Ze Valente
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
R. Abiyoso
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
N. Haljeta
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
CADANGAN
H. Suardi
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
R. Adi
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
R. Hardiawan
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
D. Sapari
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
A. Setyo
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
G. Fatkur
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
M. Iqbal
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
S. Sheva
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
D. Warmerdam
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
R. Teddy
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
D. Corfe
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
A. Irfan
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Bali United
Gelandang
M. Hauptmeijer
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
T. Goppel
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
K. Arel
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
J. Ferrari
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
R. Fajrin
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Kadek Agung
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
T. Receveur
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
T. Yachida
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
R. Arjuna
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
B. Kopitovic
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
I. Jaya
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
CADANGAN
Wayan Arta
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
F. Rustapa
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
B. Adi
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Rizky Dwi
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Y. Meilana
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Rahmat
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
M. Simon
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
T. Made
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
D. Campos
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
J. Raven
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Pertemuan Sebelumnya
| Date | Home | Score | Away | Competition | Venue |
|---|---|---|---|---|---|
| 20/09/2025 | Bali United | 1 - 3 | PSIM Yogyakarta | Liga 1 | Kapten I Wayan Dipta Stadium |
20/09/2025
PSIM Yogyakarta Win
Bali United Win
Draw
Klasemen Liga
P: 22 GD: +21
P: 22 GD: +22
P: 22 GD: +17
P: 22 GD: +19
P: 22 GD: +10
P: 22 GD: +7
P: 22 GD: +1
P: 22 GD: -2
P: 22 GD: +4
P: 22 GD: 0
P: 22 GD: 0
P: 22 GD: -10
P: 22 GD: -2
P: 22 GD: -9
P: 22 GD: -19
P: 22 GD: -21
P: 22 GD: -18
Klasemen Liga
| Pos | Tim | M | Poin | GM | GK | SG | Form |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | Persib Bandung | 25 | 58 | 43 | 14 | +29 | |
| 2 | Pusamania Borneo | 25 | 54 | 48 | 25 | +23 | |
| 3 | Persija | 25 | 52 | 45 | 22 | +23 | |
| 4 | Malut United | 25 | 45 | 51 | 32 | +19 | |
| 5 | Persita | 25 | 41 | 35 | 24 | +11 | |
| 6 | Bhayangkara FC | 25 | 41 | 32 | 27 | +5 | |
| 7 | Persebaya Surabaya | 25 | 39 | 37 | 30 | +7 | |
| 8 | PSIM Yogyakarta | 25 | 38 | 35 | 32 | +3 | |
| 9 | Dewa United | 25 | 34 | 30 | 31 | -1 | |
| 10 | Bali United | 25 | 33 | 35 | 37 | -2 | |
| 11 | Arema FC | 25 | 31 | 36 | 36 | 0 | |
| 12 | Persik Kediri | 25 | 29 | 32 | 45 | -13 | |
| 13 | PSM Makassar | 25 | 24 | 29 | 34 | -5 | |
| 14 | Persijap | 25 | 21 | 22 | 41 | -19 | |
| 15 | Persis Solo | 25 | 20 | 28 | 44 | -16 | |
| 16 | Persepam Madura Utd | 25 | 20 | 24 | 42 | -18 | |
| 17 | Semen Padang | 25 | 20 | 21 | 41 | -20 | |
| 18 | PSBS Biak Numfor | 25 | 18 | 27 | 53 | -26 |
P: 25 GD: +29
P: 25 GD: +23
P: 25 GD: +23
P: 25 GD: +19
P: 25 GD: +11
P: 25 GD: +5
P: 25 GD: +7
P: 25 GD: +3
P: 25 GD: -1
P: 25 GD: -2
P: 25 GD: 0
P: 25 GD: -13
P: 25 GD: -5
P: 25 GD: -19
P: 25 GD: -16
P: 25 GD: -18
P: 25 GD: -20
P: 25 GD: -26
Pratinjau dan ulasan pertandingan untuk membantu Anda memilih laga yang layak ditonton
Petaka Tiga Gol Bali United dan Kebangkitan Magis PSIM
Sangat Menghibur Futmetrix Score: 82/100. Tertinggal tiga gol sama sekali bukan vonis mati bagi PSIM Yogyakarta, yang menghukum sepuluh pemain Bali United dalam sebuah pertunjukan mentalitas tanpa batas.
Panggung Pembantaian Awal
Peluit babak pertama berbunyi dan Mandala Krida Stadium langsung menjadi saksi bisu dominasi mutlak tim tamu. Bali United mengambil alih kendali lapangan dengan skema serangan yang mematikan dan terukur. T. Goppel membuka penderitaan tuan rumah pada menit ke-34, menuntaskan visi brilian dari I. Jaya di jantung pertahanan. Intensitas permainan Bali United membuat barisan belakang PSIM Yogyakarta kocar-kacir kehilangan arah. Tepat sebelum turun minum, T. Receveur melepaskan eksekusi dingin untuk menggandakan keunggulan. Situasi semakin suram bagi publik tuan rumah ketika I. Jaya kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-55. Dengan keunggulan tiga gol tanpa balas, laga ini tampak seperti sebuah formalitas belaka. Lini tengah tim tamu mendikte tempo, mengontrol penguasaan bola, dan membungkam kreativitas lawan tanpa ampun.
Titik Nol Kebangkitan
Sepak bola selalu menolak logika ketika determinasi mengambil alih. S. Sheva menolak menyerah begitu saja dan berhasil mencuri gol balasan pada menit ke-65, memberikan setitik asa bagi skuad tuan rumah. Namun, momen paling krusial yang benar-benar mengubah arah angin terjadi tujuh menit berselang. J. Ferrari melakukan pelanggaran fatal yang berujung pada kartu merah pengusiran langsung di menit 72. Keputusan ini secara instan menghancurkan Keseimbangan taktis skuad tamu. Terpaksa bermain dengan sepuluh orang, Bali United menarik garis pertahanan mereka ke area penalti. PSIM merespons dengan mengurung lawan secara brutal dari berbagai sisi lapangan. Tekanan psikologis mulai merayapi para pemain tamu yang sebelumnya tampil begitu percaya diri, mengubah skema rapi menjadi kepanikan masif.
Keajaiban Menit Akhir
Tensi laga mencapai titik didih tertinggi di sepuluh menit terakhir pertandingan. Gelombang serangan tiada henti di area pertahanan Bali berujung fatal ketika R. Fajrin salah mengantisipasi bola dan mencetak gol bunuh diri pada menit ke-88, memperkecil jarak menjadi satu gol. Faktor Kejutan dari gemuruh publik Mandala Krida Stadium memberikan suntikan energi luar biasa bagi tim tuan rumah. Puncaknya terjadi tepat pada menit ke-90. F. Ramos Mingo muncul sebagai sosok pahlawan absolut, menyambut umpan akurat N. Haljeta untuk menyamakan kedudukan menjadi 3-3. Ledakan emosi di tribun merangkum keajaiban dramatis sore itu. Bali United harus pulang dengan kepala tertunduk setelah membuang tiga poin di depan mata, sementara PSIM merayakan satu poin emas yang mempertegas mental juara mereka di papan atas Liga 1.
Pertanyaan Kunci
Bagaimana kartu merah J. Ferrari berdampak pada pertandingan?
Pengusiran di menit 72 menghancurkan struktur pertahanan Bali United. Kekurangan pemain membuat mereka terkurung dan gagal mempertahankan keunggulan tiga gol.
Apa penyebab terciptanya laga seru 6 gol ini?
Dominasi awal dan penyelesaian klinis Bali United dibalas oleh daya juang epik PSIM yang memuncak setelah kartu merah tim tamu.
Bagaimana PSIM Yogyakarta menyelesaikan comeback dari ketertinggalan?
Memanfaatkan keunggulan jumlah pemain, PSIM menekan total. Gol bunuh diri menit 88 dan sontekan dramatis F. Ramos Mingo menit 90 menyegel kebangkitan.
Apa itu Futmetrix Score?
Futmetrix Score adalah verdik 0-100 kami tentang seberapa seru sebuah pertandingan. Kami menilai intensitas, keseimbangan, taruhan, dan kualitas bintang untuk memberi tahu apakah laga ini layak ditonton.
Duel Papan Tengah Tanpa Beban di Mandala Krida Stadium
Hiburan Standar Futmetrix Score: 61/100. Mengingat kedua tim berada di zona aman tanpa ancaman nyata, laga ini minim tekanan namun menjanjikan permainan terbuka tanpa beban.
Persiapan Laga
PSIM Yogyakarta menyambut laga pada 23 Februari 2026 ini dengan bertengger di peringkat delapan Liga 1. Catatan Performa mereka cukup unik: sulit dikalahkan namun terlalu akrab dengan hasil seri. Empat kebuntuan dalam lima laga terakhir membuktikan bahwa tuan rumah solid di belakang namun tumpul saat harus membunuh pertandingan. Sementara itu, Bali United datang ke Mandala Krida Stadium di posisi kesepuluh dengan lini belakang yang sangat keropos. Rating Gengsi yang rendah menegaskan bahwa adu gengsi ini nyaris tidak berdampak pada perebutan posisi krusial di klasemen. Tanpa kehadiran Bintang utama yang bisa mencuri lampu sorot sendirian, satu-satunya daya tarik pertandingan ini adalah potensi terciptanya hujan gol akibat longgarnya pertahanan.
Pertarungan Kunci
Lini tengah tuan rumah akan memegang kendali penuh untuk membongkar pertahanan tim tamu yang sudah kebobolan 37 gol musim ini. Dengan struktur pertahanan Bali United yang terlihat rentan, sektor sayap PSIM harus jeli memanfaatkan celah yang ditinggalkan bek sayap lawan. Tingkat Keseimbangan di atas lapangan sedikit memihak tuan rumah, sekadar karena Bali United sering kehilangan konsentrasi dan bentuk permainan saat bertandang.
Prediksi Kami
Kami memproyeksikan jalannya laga yang terbuka dan saling menyerang. Rapuhnya barisan belakang Bali United serta kebiasaan PSIM membuang keunggulan mengarah pada hasil imbang dengan skor besar. Skor 2-2 sangat masuk akal melihat minimnya disiplin taktis dari kedua kubu saat memasuki sepertiga akhir lapangan.