Liga 1 Regular Season - 25
PSIM Yogyakarta 2 - 2 FT Persijap
Kartu Pemain
Pendapat kami tentang setiap pemain di laga ini
PSIM Yogyakarta
Gelandang
C. Supriadi
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
R. Cahyana
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
F. Ramos Mingo
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
J. van den Avert
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Y. Yamadera
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
S. Sheva
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
R. Rakhmatzoda
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
E. Vidal
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Ze Valente
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
R. Abiyoso
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
D. Corfe
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
CADANGAN
H. Suardi
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
R. Adi
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
R. Hardiawan
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
D. Sapari
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
A. Setyo
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
G. Fatkur
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
M. Iqbal
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
D. Warmerdam
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
R. Teddy
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
A. Irfan
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
N. Haljeta
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Persijap
Gelandang
M. Ardiansyah
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
R. Hidayat
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
D. Brito
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
A. Ndom
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
B. Lessy
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Morelatto
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
A. Fadlillah
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
B. Martinez
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Franca Carlos
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
B. Herrera
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
I. Guarrotxena
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
CADANGAN
R. Aghastya
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
S. Johansah
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
A. Arjunsyah
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
F. Ramadhan
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
R. Akbar
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
A. Gomez
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Dicky Kurniawan
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
A. Sudi
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Indra Arya
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
P. Kallon
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
R. Saepul
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
A. Umanailo
👻 Tak Terlihat Tidak ada yang menonjol
Pertemuan Sebelumnya
| Date | Home | Score | Away | Competition | Venue |
|---|---|---|---|---|---|
| 23/12/2025 | Persijap | 1 - 1 | PSIM Yogyakarta | Liga 1 | Gelora Bumi Kartini Stadium |
| 07/12/2024 | Persijap | 0 - 0 | PSIM Yogyakarta | Liga 2 | Stadion Madya Magelang |
| 02/10/2024 | PSIM Yogyakarta | 0 - 0 | Persijap | Liga 2 | |
| 30/11/2021 | Persijap | 0 - 1 | PSIM Yogyakarta | Liga 2 | |
| 25/10/2021 | PSIM Yogyakarta | 2 - 2 | Persijap | Liga 2 |
23/12/2025
07/12/2024
02/10/2024
30/11/2021
25/10/2021
PSIM Yogyakarta Win
Persijap Win
Draw
Pratinjau dan ulasan pertandingan untuk membantu Anda memilih laga yang layak ditonton
Hujan Gol dan Drama VAR Batalkan Kemenangan Laskar Mataram
Layak Ditonton Futmetrix Score: 62/100. Tinjauan kami: Pertarungan sengit yang membuktikan bahwa mentalitas pantang menyerah bisa membungkam dominasi di atas kertas.
Babak Pertama yang Meledak
Laga panas di Mandala Krida langsung tersaji saat peluit baru saja dibunyikan, tanpa ada waktu untuk saling menjajaki. B. Martinez sukses membungkam publik tuan rumah lewat gol kilat pada menit ketiga, memanfaatkan umpan matang dari D. Brito yang merobek lini pertahanan Laskar Mataram. Angka Intensitas yang meroket sejak awal laga ini memaksa PSIM Yogyakarta tersengat dan langsung merespons dengan agresif. Didorong oleh gemuruh suporter setia, mereka menyamakan kedudukan di menit ke-16 setelah E. Vidal menuntaskan visi brilian dari R. Abiyoso. Menjelang akhir babak pertama, dominasi tuan rumah makin terasa. Ze Valente melepaskan tembakan presisi pada menit ke-37 untuk membawa tuan rumah berbalik unggul dengan meyakinkan. Keseimbangan permainan bergeser sangat drastis seiring tekanan tak henti dari skuad asuhan tuan rumah yang memaksa lini belakang Persijap bekerja ekstra keras hanya untuk bertahan hidup hingga jeda turun minum.
Titik Balik Sang Tamu
Tertinggal satu gol, Persijap menolak mengibarkan bendera putih dan merombak pendekatan taktis mereka di paruh kedua. PSIM sejatinya mencoba mengontrol jalannya pertandingan setelah turun minum, mempertahankan ritme umpan-umpan pendek untuk menurunkan tempo dan mengamankan keunggulan. Namun, tim tamu menunjukkan mentalitas baja yang luar biasa dalam pertarungan krusial ini. Faktor Kejutan benar-benar memukul mental tuan rumah ketika I. Guarrotxena menemukan celah besar di lini pertahanan pada menit ke-64. Menerima umpan terobosan akurat dari Dicky Kurniawan, ia sukses merobek jala PSIM dengan penyelesaian dingin dan menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Momen krusial ini menjadi pukulan telak bagi Laskar Mataram yang sedang mendominasi penguasaan bola. Pertandingan yang awalnya tampak terkendali tiba-tiba kembali terbuka sangat lebar, menghadirkan kekacauan di lini tengah dan memaksa kedua kubu untuk saling bertukar serangan balik mematikan.
Resolusi Dramatis Menit Akhir
Memasuki sepuluh menit terakhir, tensi di atas lapangan semakin mendidih dengan rentetan pelanggaran dan adu argumen. Gengsi serta poin krusial menjadi taruhan utama bagi kedua tim yang sama-sama menolak hasil imbang. Persijap hampir saja mencuri kemenangan super dramatis pada menit ke-78 ketika B. Martinez kembali menggetarkan jala gawang tuan rumah lewat skema serangan balik cepat. Sayangnya, euforia selebrasi tim tamu harus terhenti seketika oleh intervensi VAR yang menyatakan sang penyerang sudah berada dalam posisi offside tipis. Keputusan vital ini menyelamatkan wajah PSIM dari kekalahan memalukan di markas sendiri. Hasil imbang 2-2 ini membuat PSIM tertahan di peringkat kedelapan dengan 38 poin, gagal memperbaiki posisi mereka di klasemen. Sementara bagi Persijap, mencuri satu poin berharga dari lawatan berat ini menjadi suntikan moral yang masif untuk terus menjauh dari ancaman zona merah Liga 1.
Pertanyaan Kunci
Siapa yang mencetak gol untuk PSIM Yogyakarta?
E. Vidal mencetak gol pada menit ke-16, disusul oleh gol brilian dari Ze Valente pada menit ke-37.
Mengapa gol kedua B. Martinez dianulir?
Gol tersebut dianulir oleh VAR pada menit ke-78 karena B. Martinez diputuskan berada dalam posisi offside.
Apa itu Futmetrix Score?
Futmetrix Score adalah verdik 0-100 kami tentang seberapa seru sebuah pertandingan. Kami menilai intensitas, keseimbangan, taruhan, dan kualitas bintang untuk memberi tahu apakah laga ini layak ditonton.
Ujian Kesabaran di Mandala Krida
Lewati Futmetrix Score: 21/100. Laga ini menjanjikan minim daya tarik dengan kedua tim yang terjebak dalam rentetan hasil imbang tanpa urgensi berarti di papan klasemen.
Persiapan Tim
PSIM Yogyakarta menyambut Persijap di Mandala Krida Stadium pada 11 Maret 2026 dalam situasi yang kurang memikat. Tuan rumah duduk nyaman di peringkat delapan dengan koleksi 38 poin, menunjukkan Performa yang stagnan akibat rentetan hasil seri. Di sisi lain, Persijap terpuruk di posisi ke-14, membawa rekor pertahanan yang memprihatinkan dengan defisit 19 gol ke kandang lawan. Skor Gengsi yang rendah menandakan pertandingan ini nyaris tidak berdampak signifikan pada peta persaingan papan atas Liga 1. Ditambah lagi, absennya daya tarik Bintang membuat duel ini akan terasa hambar bagi penikmat sepak bola netral yang mencari hiburan berkelas.
Duel Kunci
Tanpa sorotan pemain bintang yang menonjol, pertarungan sesungguhnya akan terjadi dalam bentuk adu taktik antara lini serang tuan rumah melawan barisan pertahanan Persijap. Dengan rekor kebobolan yang buruk musim ini, lini belakang tim tamu akan diuji habis-habisan oleh gelandang dan penyerang PSIM yang terus mencari celah. Kedisiplinan struktur pertahanan Persijap menjadi kunci jika mereka tidak ingin pulang dengan tangan hampa.
Prediksi Kami
Kami memproyeksikan kemenangan tipis 1-0 untuk PSIM Yogyakarta. Tim tamu kemungkinan besar akan menumpuk pemain di belakang dan membuat laga berjalan dalam tempo lambat. Babak pertama mungkin akan berakhir buntu, namun tekanan tuan rumah yang konsisten pada akhirnya akan membuahkan satu gol pembeda di paruh kedua pertandingan.